Pengolahan Air Minum Konvensional di Australia

Instalasi pengolahan air konvensional biasanya menggunakan tujuh proses langkah yang harus dilalui agar air minum dapat dikonsumsi dengan ...

Instalasi pengolahan air konvensional biasanya menggunakan tujuh proses langkah yang harus dilalui agar air minum dapat dikonsumsi dengan aman oleh manusia. Proses pengolahan air tersebut dilakukan dengan langkah-langkah sebagi berikut :

    Koagulasi
    Flokulasi.
    Sedimentasi
    Filtrasi.
    Disinfeksi.
    Fluoridasi
    Penyimpanan dan distribusi.


Mari kita tilik sejenak proses-proses diatas dengan penjelasan dibawah ini :

1. Koagulasi



Bahan kimia (koagulan) ditambahkan ke air baku yang tidak diolah dan bereaksi dengan pengotor seperti partikel kecil dan bahan organik terlarut. Koagulan mengikat partikel tersuspensi dan banyak dari bahan organik terlarut. Keberhasilan proses treatment sangat tergantung pada proses koagulasi ini. Secara mudah dapat dikatakan koagulasi merupakan proses pengadukan yang dilakukan dengan cepat dengan menggunakan bahan kimia seperti tawas untuk mengikat partikel-partikel pengotor yang terkandung pada air. 

2. Flokulasi


Koagulan yang dikombinasikan dengan partikel yang ditangkap disebut 'flok'. Flokulasi adalah proses pencampuran yang lembut yang menyatukan flok-flok yang terbentuk pada langkah koagulasi untuk membentuk flok yang lebih besar yang mengendap lebih mudah. Air tetap berada di tangki flokulasi selama minimal 20-30 menit. Secara gampang dapat dikatakan Flokulasi merupakan proses pengadukan secara lambat yang merupakan lanjutan dari proses koagulasi di tangki yang berbeda hingga membentuk flok-flok (gumpalan) yang merupakan pengotor yang terkandung di dalam air.
3. Sedimentasi


Air dan gumpalan tersuspensi melaju secara perlahan melalui bak sedimentasi atau penjernih, di mana sebagian besar gumpalan itu mengendap di dasar sebagai endapan. Air yang diklarifikasi (sekarang hanya mengandung sejumlah kecil partikel flok yang sangat halus) berlanjut ke filter. Lumpur yang terendap di bawah bak sedimentasi secara berkala dikeluarkan dari bak untuk perawatan dan pembuangan lebih lanjut. Teknik alternatif yang dapat digunakan adalah Dissolved Air Floatation (DAF) digunakan di Instalasi Pengolahan Myponga Water yang terdapat di Australia. Teknik Ini menggunakan gelembung udara halus untuk mengapungkan flok ke permukaan untuk membentuk selimut lumpur, yang secara berkala dihilangkan dengan meluapnya tangki floatation.

4. Filtrasi


Partikel flok yang tersisa dihilangkan dengan melewatkan air yang telah diklarifikasi melalui media filtrasi. Filter yang paling umum di instalasi pengolahan air yang lebih besar adalah lapisan pasir yang dalam atau kombinasi dari pasir dan antrasit. Pada beberapa kasus, membutuhkan membran sintesis untuk memfilter air agar kotoran yang tersisa dapat tertahan pada membran.

5. Disinfeksi

Disinfektan kimia umumnya ditambahkan pada titik antara filter dan tangki penyimpanan air yang disaring, untuk membunuh mikroorganisme yang mungkin belum dihilangkan pada tahap flokulasi dan filtrasi sebelumnya. Di Australia Selatan, klorin merupakan desinfektan pilihan yang digunakan pada sistem pengolahan dengan waktu yang relatif singkat dalam satu atau dua hari, sedangkan kloramin (diproduksi dengan mereaksikan klorin dan amonia) digunakan dalam sistem pasokan dengan infrastruktur pipa yang lebih panjang. Disinfeksi kadang-kadang membutuhkan pH air untuk disesuaikan untuk meningkatkan kinerja desinfektan. Dalam beberapa aplikasi, sinar ultraviolet (UV) digunakan untuk melengkapi disinfeksi kimia.
6. Fluoridasi

Fluoride kemudian ditambahkan untuk memberikan manfaat kesehatan masyarakat. Fluoride tidak memengaruhi penampilan, rasa, atau bau air minum. Dalam dosis yang pas, Flouride dapat bermanfaat pada kesehatan manusia seperti tidak akan menimbulkan karang gigi dan lain sebagainya. Namun, dalam dosis yang berlebihan akan berdadmpak pada gangguan kesehatan manusia.
7. Penyimpanan


Air minum kemudian dapat disimpan dalam tangki penyimpanan. Tangki ditempatkan secara strategis untuk mengalirkan air secara lebih efektif selama waktu penggunaan puncak.

Semoga Bermanfaat.

COMMENTS

Nama

Asap,1,Berita,4,Enviro,6,Gunung,1,ISPU,3,Jambi,6,Karhutla,2,Messenger,2,Olahraga,1,Puisi,4,Research,1,Skripsi,1,Telegram,1,Tips,8,Travelling,1,Udara,6,WA,1,WhatsApp,1,
ltr
item
Kirologi: Pengolahan Air Minum Konvensional di Australia
Pengolahan Air Minum Konvensional di Australia
https://1.bp.blogspot.com/-CBIsYVkMHI8/XcZicOuLBYI/AAAAAAAAA2I/Y6fYod3KO0wnvQ1HO8taJ_kg2QgmvdzvQCLcBGAsYHQ/s1600/Water-treatment-process1.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-CBIsYVkMHI8/XcZicOuLBYI/AAAAAAAAA2I/Y6fYod3KO0wnvQ1HO8taJ_kg2QgmvdzvQCLcBGAsYHQ/s72-c/Water-treatment-process1.jpg
Kirologi
https://www.kirologi.my.id/2019/11/pengolahan-air-minum-konvensional-di.html
https://www.kirologi.my.id/
https://www.kirologi.my.id/
https://www.kirologi.my.id/2019/11/pengolahan-air-minum-konvensional-di.html
true
246913994022468985
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content